PSSI Tak Mau Salah Pilih Konsultan Piala Dunia
goal.com - PSSI mulai serius menggarap pencalonan diri menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022. Setelah membentuk Komisi Bidding yang diketuai Ginandjar Kartasasmita, kini induk organisasi sepakbola nasional tersebut sedang memilih perusahaan-perusahaan dari mancanegara untuk dijadikan konsultan.
Saat ini, ada tiga negara yang perusahaan konsultannya menjadi incaran PSSI, yakni Argentina, Inggris, dan Australia. Nugraha Besoes, sekjen PSSI, mengatakan, program perusahaan konsultan dari ketiga negara tersebut akan dilihat, begitu pula dengan dana yang diajukan.
Bila ada yang mengajukan dana jauh lebih kecil namun programnya kurang meyakinkan, maka Indonesia akan memilih yang lain. Penunjukan konsultan asing untuk bidding Piala Dunia 2022 tersebut akan diputuskan PSSI pada pekan-pekan mendatang.
“Komite Bidding akan memilih secara cermat perusahaan-perusahaan dari ketiga negara. Ini membuktikan keseriusan Indonesia dalam pencalonan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022 itu, apa pun nanti hasilnya,” ujar Nugraha.
“Kami akan mencari program yang bagus tapi dengan dana yang terjangkau. Kalau pun murah tapi kurang meyakinkan, tentu tidak akan kita pilih. Prinsipnya kita juga akan melihat latar belakang pengalaman mereka.”
Di antara upaya pencalonan tuan rumah, Indonesia kini sedang berupaya melakukan lobi-lobi dengan negara lain. PSSI akan memanfaatkan kesempatan kegiatan workshop FIFA di Swiss pada 9 Juli dengan mengirimkan Andika Bakrie yang telah ditunjuk sebagai Ketua Organizing Committee [OC].
Untuk kebutuhan proses bidding, PSSI baru menyiapkan anggaran sebesar Rp184,5 miliar. Kekurangan anggaran sekitar Rp102,5 miliar akan dipenuhi saat Indonesia terpilih menjadi tuan rumah PD 2022.

