Kongres Sepakbola Indonesia Sebatas Sarasehan
vivanews.com - Menkokesra Agung Laksono menegaskan bahwa Kongres Sepakbola Indonesia yang digagas Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bukan Kongres PSSI. Kongres yang dimaksud hanyalah sarasehan guna menampung masukan untuk memajukan sepakbola Indonesia.
“Sarasehan nasional bukan Kongres PSSI. Ini hanya wadah menampung masukan dari stakeholder sepakbola untuk memajukan prestasi sepakbola Indonesia,” kata Agung Laksono kepada wartawan di kantornya, Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat 5 Februari 2010.
Presiden SBY sebelumnya mengusulkan agar digelar Kongres Sepakbola Indonesia. Tujuannya untuk meningkatkan prestasi sepakbola Indonesia yang saat ini sedang terpuruk. Usulan ini disampaikan SBY saat menerima perwakilan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), pekan lalu.
“Ada keinginan kuat dari pemerintah untuk melihat prestasi sepakbola Indonesia maju. Kita kan boleh bermimpi juara pada tingkat Asia Tenggara, Asia dan mungkin juga dunia. Semangat ini yang ingin dibangkitkan lewat pertemuan nanti,” kata Agung.
Untuk mengkaji mengenai Kongres Sepakbola Indonesia ini, Menkokesera mengadakan pertemuan dengan Menteri Negara Pemuda dan Olahraga (Menegpora) Andi Mallarangeng, Ketua KONI Rita Subowo dan Ketua Umum PSSI Nurdin Halid.
Rencananya, kongres ini akan digelar di Malang pada medio Maret 2010. “Kepanitiannya sudah bisa disusun dalam waktu dekat ini,” kata Andi menambahkan.
Sementara itu, Ketua Umum PSSI, Nurdin Halid menyambut gembira rencana Kongres Sepakbola Indonesia. Menurutnya, pertemuan ini penting artinya untuk mencari solusi yang tepat dalam meningkatkan prestasi sepakbola Indonesia.
Mengenai kemungkinan adanya desakan terhadap pergantian pengurus PSSI, Nurdin mengaku tidak khawatir. Namun, menurutnya hal itu harus ditempuh sesuai dengan mekanisme yang ada.
“PSSI adalah yang paling bergembira dengan pertemuan atau apapun namanya. Ini sebuah perhatian dari Presiden SBY. Kami juga tidak masalah bila dalam pertemuan nanti ada yang minta ketua umum mundur,” kata Nurdin.
“Namun, tentu saja untuk itu ada mekanismenya. Pertemuan ini bukan Kongres PSSI. Karena itu tidak ada kewenangan untuk mengganti pengurus,” pungkasnya.

