Kampanye SBY-Boediono Ancam Laga MU
goal.com - Laga ujicoba MU kontra All Star Liga Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, 20 Juli mendatang, benar-benar terancam tidak bisa terlaksana. Hal tersebut setelah pasangan calon presiden (Capres) dan wakil presiden (Cawapres) Susilo Bambang Yudhoyono- Boediono memastikan bakal mengerahkan massa simpatisan sekitar 200ribu orang, dalam kampanye terbuka di stadion kebanggaan bangsa Indonesia itu, Sabtu (4/7) petang.
Terlebih, karena pada pelaksanaan kampanye tersebut, ratusan ribu orang yang hadir sama sekali tidak dilarang untuk menginjak rumput lapangan stadion utama. Padahal, laga ujicoba dalam rangka Tur Asia tim elit asal Inggris di stadion berkapasitas 87 ribu tempat duduk ini tinggal hitungan hari.
Parahnya, karena sebagai pemain sepakbola profesional, para pemain MU dipastikan tidak akan mau bermain sekiranya rumput lapangan tidak memenuhi standar. Sebab hal itu justru akan membahayakan mereka. Jika sudah demikian, pendukung setia ‘Setan Merah’ di tanah air bersiap-siap kecewa.
Memang, direksi pusat pengelolaan komplek gelanggang olahraga Bung Karno (PPKGBK), Senayan, Jakarta, telah menjamin bakal segera melakukan perbaikan sekiranya terjadi kerusakan rumput lapangan, usai digunakan kampanye terbuka.
“Kami sudah menyiapkan teknologi untuk memperbaiki rumput yang rusak secepat mungkin. Itu sekiranya terjadi kerusakan usai dilakukan kampanye terbuka,” kata Mahfudin Nigara, direktur PPKGBK, dalam keterangan persnya di Jakarta, Jumat (3/7).
Menurut Nigara, pihaknya tidak memiliki wewenang untuk membatasi penggunaan stadion utama kepada para penyewa. Termasuk, saat dilakukan kampanye terbuka. Hal ini imbunya, diberikan kepada ketiga Capres dan Cawapres yang akan menggunakan fasilitas stadion utama, untuk menggelar kampanye terbuka.
“Karena itu, kenapa kami mewajibkan kepada mereka untuk membayar uang jaminan sebesar Rp150 juta. Uang ini nantinya akan kami gunakan untuk melakukan perbaikan sekiranya ada yang rusak,” tandasnya.

